Berbagi info berita terbaru, seru, unik, aneh, misteri, religi terbaru

Misteri Batu 'Rolling Stone' di Gunung Padang

Serunik.com - Situs Gunung Padang yang ada di Cianjur, Jawa Barat memang menyimpan banyak misteri. Kali ini Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat kembali dihebohkan dengan temuan batu purba. Setelah dihebohkan dengan sejumlah artifak yang diperkirakan berusia lebih tua dari Piramida Mesir, kali ini kemunculan batu bulat yang bisa berputar berubah warna dan ukuran.


Peneliti anggota TTRM, Didit Ontowirjo mengatakan bahwa batu misterius ini ditemukan ketika tim melakukan ekskavasi dengan melakukan penggalian horizontal dengan target kedalaman 12 meter. Namun saat mencapai kedalaman 10 meter itu, ditemukan batu aneh tersebut.

"Batu bulat itu berada di tanah urugan, bukan dalam struktur yang masif," ujar Didit, seperti yang dikutip dari Viva.co.id. Para peneliti menyimpulkan bahwa batu ini pernah berada di atas tanah. Hal ini dikarenakan batu itu tak berada dalam struktur batuan yang lebih masif.

"Tapi proses pelapukannya alami. Adapun yang istimewa batu itu bisa diputar-putar, dalamnya batu itu seperti bawah mouse (komputer)," tambahnya. Selain bisa berputar, kejadian aneh juga tiba-tiba terjadi pada batu tersebut. Dalam waktu singkat batu tersebut mengalami perubahan warna dan ukuran sesaat setelah diangkat dari kedalaman 10 meter dan di atas permukaan.

"Di bawah itu diameter batu ukuran 11 cm di atas menjadi 37 meter. Kita juga bingung," jelas Didit.
Dalam ilmu pengetahuan, fenomena perubahan volume benda dikenal dengan istilah Higroskopi yang umumnya ditemukan pada pengembangan gelembung busa. Namun hal ini tak berlaku pada benda padat.

Ditambah lagi perubahan volume yang dialami batu tersebut sangat cepat, hanya dalam waktu 5 menit.
"Ini nggak (mungkin). Sebab batu itu kan strukturnya keras. Kita sendiri belum bisa menjelaskan," katanya.
Hingga kini batu tersebut masih menjadi misteri bagi para peneliti. Karena keterbatasan waktu riset peneliti masih belum bisa mengungkap konteks batu bulat itu.

"Fenomena ini tak bisa dijelaskan. Batu bukan dalam struktur masif. Kita belum lihat fungsinya. kalau itu mengikat di antara batu besar, ada fungsinya. Tapi kan batu itu ada di tanah urug," jelasnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Kategori:

ARTIKEL TERKAIT : Misteri Batu 'Rolling Stone' di Gunung Padang