Berbagi info berita terbaru, seru, unik, aneh, misteri, religi terbaru

Misteri 16 WNI yang Hilang Saat Tur Wisata Di Turki

Misteri 16 WNI yang Hilang Saat Tur Wisata Di Turki. Konsulat Jenderal RI di Istanbul Turki untuk pertama kali menerima laporan soal WNI yang memisahkan diri secara misterius dari rombongan wisata. Mereka datang ke bandara, memisahkan diri grup, lalu hingga kini tak kembali.


Konsul Jenderal RI di Istanbul Abdullah Hariadi Kusumaningprang mengatakan, jumlah WNI yang 'menghilang' itu ada 16 orang. Mereka berangkat bersama rombongan travel dari Jakarta dan tiba di bandara Ataturk pada 24 Februari 2015 lalu.

"Setelah mendarat, mengambil barang-barang di airport, lalu mereka melapor ke ketua rombongan mau memisahkan diri karena ada acara dengan keluarga," kata Abdullah saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (5/3/2015).

Pada tanggal 26 Februari, ketua rombongan tur berusaha mengontak salah satu dari perwakilan WNI tadi. Sempat ada jawaban, namun belakangan mereka meminta tak dicari lagi. Rombongan diminta melanjutkan wisata tanpa para WNI tadi.

"Udah, saya nggak usah ditunggu nanti saya gabung nanti," demikian kata Abdullah menirukan ucapan salah satu WNI yang memisahkan diri. "Sejak itu nggak bisa dihubungi lagi," sambungnya.

Setelah mendapat jawaban tersebut, perwakilan travel menelepon KJRI Istanbul pada tanggal 28 Februari. Semua kronologi dan data para WNI dilaporkan. Lalu, tanggal 1 Maret 2015, laporan lebih mendetail disampaikan kembali.

"Kemudian kami jalani dan laporkan ke Jakarta," kata Abdullah.

Tanggal 2 Maret, KJRI berusaha mencari keberadaan para WNI tersebut, namun tak berhasil. Hingga akhirnya mereka menunggu di bandara pada tanggal 3 Maret malam, untuk memastikan apakah 16 WNI tadi ikut rombongan pulang. Sebab di jadwal tiket kepulangan, mereka seharusnya kembali ke Tanah Air tanggal 3 Maret.

"Sampai batas waktu check in terakhir 23.30 WIB, kita di situ, yang bersangkutan 16 orang itu tidak ada," terangnya.

Spekulasi pun bermunculan soal kepergian para WNI tersebut. Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah kemungkinan mereka bergabung dengan kelompok radikal ISIS. Seperti diketahui, Turki memang jadi salah satu jalur masuk ke berbagai negara lain, termasuk daerah operasional ISIS. Ditanya soal ini, Abdullah belum bisa mengkonfirmasi.

"Saya nggak bisa menyampaikan spekulasi itu, mungkin pihak lain yang mendalami," terangnya.

Kepala BIN Marciano Norman dan Menko Tedjo Edhy Purdijatno sudah mendapat kabar soal para WNI tersebut. Mereka masih mendalami kemungkinan 16 WNI bergabung dengan ISIS.

"Kami sudah minta data-datanya ke kepolisian dan sampai sekarang mereka belum kembali. Masih kami selidiki," ujar Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2015).

Selain biro perjalanan, rupanya jalur keluar-masuk TKI pun mulai diwaspadai. Pasalnya jalur TKI berbeda dengan jalur imigrasi biasa. Oleh karena itu Kemenaker akan fokus menghilangkan jalur TKI illegal. Menurut Menaker Hanif Dhakiri, jalur yang legal dipastikan aman dari modus perekrutan gerakan radikal.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Kategori:

ARTIKEL TERKAIT : Misteri 16 WNI yang Hilang Saat Tur Wisata Di Turki