Berbagi info berita terbaru, seru, unik, aneh, misteri, religi terbaru

Kisah 3.712 Penduduk Papua Masuk Islam karena Sabun Mandi

Kisah 3.712 Penduduk Papua Masuk Islam karena Sabun Mandi - Dibawah pimpinan Ustadz Fadlan Garamatan, sekitar 20 orang da’i pergi berdakwah ke wilayah Wamena Papua. Bermodalkan sabun sebanyak 7 karton, sampo 7 karton, odol, sikat gigi dan pakaian layak pakai sebanyak 7 karung, mereka berangkat dengan mengharap keridhaan ALLAH.

Ketika sampai di lokasi, tim da’i menemukan keadaaan masyarakat yang memprihatinkan. Penduduk di daerah pedalaman ini, jarang mandi, dengan bau badan sangat tidak enak.


Strategi Dakwah Dengan Sabun Mandi

Dengan kondisi masyarakat yang demikian, tim da’i merasa sangat optimis bisa merubah masyarakat melalui jalan dakwah. Namun Para da’i tidak buru-buru dalam bertindak. Mereka memutuskan selama 1 (satu) pekan tidak usah berdakwah dulu, mereka memilih melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan warga.

Setelah bisa lebih dekat, dakwah dimulai dengan menggunakan sabun mandi. Para da’i mengajak kepala sukunya ke sungai. Bersama Sang kepala suku, semua anggota tim da’i menceburkan diri ke sungai.

Selesai mencebur kedalam sungai, Ustadz Fadlan sebagai pemimpin da’i meminta kepala suku mengikuti gerakannya.

Sang Ustadz mengambil sabun, dan menggosokan sabun ketubuhnya, kepala suku mengikutinya hingga badannya penuh dengan busa.

Namun saat itu, kepala suku menolak membilas dengan air, ia pergi meninggalkan para da’i untuk pergi ke ladang. Sejak saat itu, selama 6 hari berturut-turut kepala suku ini mandi tanpa membilas dengan air.


Pada hari ke 6, setelah pulang dari ladang, Allah turunkan hujan sehingga tubuh kepala suku terkena air hujan, tubuhnya penuh dengan busa, kemudian kepala suku menggosok-gosok tubuhnya sehingga tubuhnya bersih dari busa.

Setelah sampai dirumah, kepala suku tertidur dari jam 3 sore hingga jam 9 kesokan harinya.

Ketika para da’i bertemu kepala suku, ia langsung berkata bahwa pelajaran mandi yang ia terima telah membuatnya tidur dengan nyaman.

Dan pada keesokan harinya, kepala suku menginstruksikan kepada seluruh warga yang berjumlah 3.712 orang untuk bersama-sama belajar mandi menggunakan sabun mandi.

Pelajaran mandi inilah, yang menjadi awal bagi Kepala Suku bersama 3.712 pengikutnya untuk mengenal Islam. Mereka mengucapkan 2 kalimat syahadat tanpa beban sedikitpun, karena hadirnya hidayah dan petunjuk Allah kepada mereka.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Kategori:

ARTIKEL TERKAIT : Kisah 3.712 Penduduk Papua Masuk Islam karena Sabun Mandi