Berbagi info berita terbaru, seru, unik, aneh, misteri, religi terbaru

Indahnya Kerukunan, Romo Aloys Purnomo Peluk & Cium Tangan Tokoh Islam Gus Mus

Indahnya Kerukunan, Romo Aloys Purnomo Peluk & Cium Tangan Tokoh Islam Gus Mus - Kerukunan umat beragama di Indonesia sudah terjalin sejak dulu dan hal ini perlu kita jaga bersama demi persatuan Indonesia. Perwujudan kerukunan beragama bisa dicontohkan oleh para pemuka agama di Indonesia, seperti yang dicontohkan oleh pemuka agama kristen dan islam, Romo Aloys Purnomo dan Gus Mus.  Penyair Nuh Timur Suprabana membagikan empat buah foto di akun facebook miliknya yang membuat banyak orang tersenyum haru. Ada foto Romo Aloys Purnomo dari Keuskupan Semarang dan sesepuh Nahdlatul Ulama Kiai Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus.


Keduanya berpelukan dengan sangat hangat. Di foto terakhir Romo Aloys bahkan mencium tangan Gus Mus dengan takzim. Hal ini menunjukkan indahnya persatuan tanpa membedakan agama.

"Kerendahan hati romo Aloys Purnomo dan kemesraan piyantun Sepuh yang Indah itu, eyang kakung Ahmad Mustofa Bisri, bukan dan tidak sekadar kembang-kembang panggung belaka... namun memang begitulah Mereka tiap kali Sua... di manapun," kata Nuh Timur di akun Facebooknya, Senin (31/8/15).

Yang tak kalah bikin haru adalah bagaimana tanggapan dari Romo Aloys menceritakan kekagumannya pada Gus Mus. Lewat akun facebooknya, Romo Aloys berpuisi dan berikut ini puisinya:

Kangmas Nuh Timur Suprabana
yang kukasihi Selalu

terima kasih
atas kesaksian Panjenengan
meski sesungguhnya
aku tak layak menerimanya
oleh sebab karenaku hanyalah
seorang hamba
yang penuh salah, cela dan dosa

dan perjumpaanku
dengan Piyantun Sempuh
Simbah Kakung KH Mustofa Bisri (Gus Mus) maupun yang Lainnya
(Habib Lutfi di Pekalongan
KH Mahfudz Ridwan di Salatiga
Buya Syafiii Maarif di Yogya
Ibunda Shinta Nuriyah Wahid
di mana aja termasuk pula
Bante Sri Pannyavaro Mahatera
demikian juga setiap kali
perjumpaanku dengan
Mgr. Johannes Pujasumarta
(dan semua Uskup lainnya
di mana pun berada)...

... selalulah kucium Tangan Mereka sebagai tanda Cinta penuh Hormat

bahkan perjumpaanku
dengan Gus Mus
selalu seperti magnet Cinta
yang menarikku
untuk penuh Hormat
dalam Peluk cium Damai-sejahtera
dan kurasakan diriku
tak lebih setetes air di Samodera
setitik debu di Sahara
sesobek daun di Hutan rimbun
tapi semoga bukan setitik nila
perusak Susu sebelanga
di pancaran berkah Keindahannya

dan Semua itu adalah Harapan

... sebagai tanda Syukur atas
Perjumpaan itu seraya berdoa
semoga Berkatnya melimpah
padaku dan Semua
dan kubelajar pula Rendah hati
seperti Mereka...

dan pada Saat itulah
kurasakan Damai-sejahtera
meresap di jiwa hati dan hidupku
semoga mengalir
bagi Siapa dan apa saja
di sekitarku...

... begitulah!
kubelajar dan terus Belajar
bersikap Rendah Hati
dan Bahagia ...

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Kategori:

ARTIKEL TERKAIT : Indahnya Kerukunan, Romo Aloys Purnomo Peluk & Cium Tangan Tokoh Islam Gus Mus